Soal Benny Wenda, Polisi Rencana Tangkap Angin!

Jayapura, SOMERPost – Kampanye Papua Merdeka yang semakin gencar di tingkat mondial, terutama aksi peluncuran International Parliamentarians for West Papua atau IPWP yang sukses tanggal 15 Oktober lalu di London dengan Benny Wenda sebagai pentolan utama ternyata membuat penguasa penjajah NKRI kalang kabut.

Berbagai propaganda murahan pun dilakukan untuk meyakinkan publik bahwa Papua merupakan bagian integral dari NKRI. Cara pertama adalah dengan membesar-besarkan dukungan internasional terhadap keutuhan NKRI, sedangkan cara kedua adalah dengan pembusukan terhadap Benny Wenda.

Pembusukan terhadap Benny Wenda dilakukan secara biadab oleh Kapolda Papua Irjen Pol FX Bagus Ekodanto, yang memasukkan Benny Wenda dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) versi Polda Papua.

Benny Wenda dituduh sebagai pelaku penyerangan Polsekta Abepura pada Desember 2000 lalu dengan korban dua orang anggota Polisi dan seorang warga.

“Yang bersangkutan ketika pergi dari Indonesia dulu meninggalkan pelanggaran tindak pidana dengan korban jiwa dua anggota Polisi dan seorang warga,” kata Kapolda sebagaimana dilansir sebuah koran lokal, Papua Times Edisi Kamis (23/10) kemarin.

Kapolda juga mengatakan, “Karena yang bersangkutan DPO Polda Papua, Mabes Polri telah meminta Interpol Kerajaan Inggris di London untuk menangkap Benny Wenda. Sejauh ini pihak Kerajaan Inggris tidak mengetahui kalau yang bersangkutan adalah buronan dari Kepolisian Indonesia. Karena itu dalam waktu dekat ini pihak Interpol Inggris diminta menangkap Benny Wenda dan mendeportasi ke Indonesia.”

Upaya Polda dan Mabes Polri ternyata merupakan rencana untuk menangkap angin karena Benny Wenda dilindungi oleh Hukum yang berlaku di Kerajaan Inggris. “Hukum Inggris menjamin dan mengizinkan Benny Wenda untuk bergerak bebas ke seluruh dunia dimana saja kecuali Indonesia,” jelas seorang Tokoh Papua, Pdt. Socratez Sofyan Yoman.

Yoman juga meminta Polda Papua secara untuk berhenti melakukan pembohongan publik dan sandiwara memalukan soal status DPO dan rencana penangkapan terhadap Benny Wenda.

Sekedar diketahui, peristiwa penyerangan Polsekta Abepura tahun 2000 lalu merupakan rekayasa Polisi dan Brimob dan menuduhnya kepada Benny Wenda dan kelompok-kelompok lainnya.

Rekayasa ini bertujuan untuk menggerebek beberapa asrama dan pemukiman penduduk penduduk yang menjadi basis Satgas Koteka. “Buktinya jelas, Polisi dan Brimob mendapat legitimasi untuk bertindak brutal, menangkap dan membunuh beberapa pelajar dan mahasiswa, salah satunya adalah Jhoni Karunggu, penghuni Asrama Ninmin Abepura yang dibunuh dalam tahanan Polresta Jayapura,” jelas seorang aktivis Papua bernama Thomas.

Menurut Thomas, dirinya saat itu juga menyaksikan pemukulan terhadap Wagub Alex Hesegem oleh anggota Brimob ketika Hesegem yang waktu itu masih Anggota DPR-RI berusaha membela warga yang disiksa oleh Brimob di Jl. Baru, Kompleks Perumahan DPR Papua.

“Saya waktu itu menyaksikan langsung dari rumah Pak Tamzil yang juga anggota Dewan, Brimob meninju muka Pak Hesegem,” jelas Thomas kepada SOMERPost.

Status DPO dan rencana penangkapan terhadap Benny Wenda, oleh berbagai kalangan di Papua dinilai sebagai upaya pembusukan terhadap Pemimpin Rakyat Papua. Banyak yang menilai, upaya ini juga merupakan upaya menangkap angin karena tidak akan terjadi.

“Biarlah mereka berkoar untuk menghibur diri, untuk menghilangkan stress memikirkan nasib NKRI yang akan hancur berkeping-keping sesuai skenario Internasional,” kata seorang aktivis LSM Lokal yang meminta namanya dirahasiakan. Aktivis LSM ini menambahkan, Benny Wenda hanyalah kambing hitam dalam kasus penyerangan Polsekta Abepura.

“Benny hanya dijadikan kambing hitam, yang menjadi otak penyerangan Polsekta Abepura sampai dengan pengejaran, penangkapan dan pembunuhan mahasiswa dan masyarakat saat itu adalah Daud Sihombing dan Johnny Wainal Usman, keduanya masing-masing menjabat sebagai Kapolresta Jayapura dan Komandan Sat Brimobda Papua,” jelasnya kepada SOMERPost.***

Pos ini dipublikasikan di Aksi TNI-Polri dan tag , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Soal Benny Wenda, Polisi Rencana Tangkap Angin!

  1. Ping balik: Akhirnya Nama Benny Wenda Dicoret dari DPO Interpol « Sorong-Merauke Post (SOMERPost)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s