Tadi, Gerilyawan TPN-PB Bunuh Satu Anggota Brimob

Oleh : SOMERPost

Mulia, SOMERPost – TEKAD TENTARA Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM) yang juga dikenal sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB) untuk membebaskan rakyat Papua dari penjajahan Neo Kolonialis Rasis Indonesia (NKRI) ternyata tidak perlu diragukan lagi.

Buktinya, siang tadi, Rabu (24/06) sekitar pukul 12.45 WPB, Gerilyawan TPN-PB dari Komando Gen. TPN-PB Goliath Tabuni berhasil menghadang patroli Polisi di kampung Kanoba, Distrik Tingginambut Kab. Puncak Jaya, Papua dan menembak mati seorang anggota Brimob dari Sat Brimobda Papua bernama Bripda Ahmad.

Jubir Komando Tertinggi Militer Revolusi Papua Nasional Barat (KTMRNPB), Iringgame Tabuni ketika dikonfirmasi SOMERPost membenarkan serangan tersebut dan mengatakan bahwa TPN-PB bertanggungjawab sepenuhnya atas terbunuhnya Bripda Ahmad. “TPN-PB pimpinan Gen. Goliath Tabuni bertanggungjawab sepenuhnya atas insiden ini,” ujarnya mengakui.

Ketika ditanya apakah ada kaitannya denga rencana menggagalkan Pilpres di Puncak Jaya, Iringgame Tabuni mengatakan bahwa Boikot Pilpres merupakan salah satu agenda mereka dan penyerangan akan terus dilakukan terhadap para Jurkam yang coba-coba menghasut masyarakat untuk terlibat Pilpres.

“Silahkan keluarkan uang banyak pakai angkutan udara ke Puncak Jaya, tetapi siapapun orangnya yang coba-coba kampanye Pilpres pasti akan kena Peluru Mouser,” ungkap Iringgame. Ia juga mengatakan bahwa penghadangan terhadap Polisi akan terus dilakukan karena Polisi-lah yang selalu menangkap Mahasiswa dan Rakyat Papua, menyiksa mereka dalam tahanan dan menjatuhkan hukuman yang berat berdasarkan kesaksian palsu.

“Kalian Polisi dan TNI silahkan tangkap Mahasiswa dan Rakyat Papua terus siksa mereka dalam tahanan, atau kirim mereka ke penjara dengan pasal-pasal yang tidak jelas tetapi semua akan dibalas di Puncak Jaya. Kami akan selalu hadang patroli dan peti mayat akan terus dikirim dari Mulia ke Jayapura dan kota-kota lain,” pungkas Iringgame Tabuni.

Sekedar diketahui, patroli Polisi saat itu ditumpangi Kasat Brimobda Papua yang baru dilantik, AKBP Prasetyo Wardhono. Pihak TPN-PB yang, melalui mata-mata, mengetahui kedatangan Kasat Brimob di sekitar Tingginambut langsung bergerak melakukan penghadangan.

Bripda Ahmad yang spesialis senjata berat berada di mobil paling depan dan memegang senjata Berat jenis Bren Bar. Ia menjadi target utama Gerilyawan TPN-PB dan ternyata berhasil. Beberapa peluru Sniper TPN-PB bersarang di hampir seluruh tubuhnya dan dirinya langsung terkapar.

Sementara itu, rekan-rekannya dikabarkan melakukan pembalasan, tetapi mereka melepaskan tembakan sambil melarikan diri. Saksi mata dari pihak TPN-PB menyebutkan, TPN-PB saat itu memang berusaha keras untuk membunuh Kasat Brimob AKBP Prasetyo Wardhono tetapi gagal karena mobil yang ia tumpangi langsung balik dan menancap gas, kabur kembali ke Mulia.

Segera setelah tewas ditembak, jenazah Bripda Ahmad diterbangkan ke Jayapura dengan pesawat milik Polri dan tiba di Bandara Sentani sekitar pukul 15.00 WPB. Jenazah disambut Kapolda Papua Irjen Polisi F.X. Bagus Ekodanto. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura untuk dibersihkan dan diserahkan kepada pihak keluarga.***

Pos ini dipublikasikan di Info Medan Perang dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s